Kamis, 14 Agustus 2014 17:59 wib | Arief Aszhari - Okezone
F: All-New Range Rover (Dok.JLR) JAKARTA- PT Grandauto Dinamika (GAD), sebagai distributor resmi Jaguar Land Rover (JLR) di Tanah Air, mengaku penjualan produknya masih di bawah target. Hal ini dikarenakan kondisi politik yang tidak menentu di Indonesia, terkait pemilihan calon presiden 2014.
Menurut Chief Operating Officer (COO), GAD, Lisa Wijaya, mengatakan pemilu cukup berdampak besar untuk penjualan mobil premium asal Inggris tersebut.
"Untuk penjualan terus terang kita di bawah target. Juni-Juli lalu agak berat untuk automotif, menjelang pilpres lalu situasi kondisi tidak menentu, dan cukup berdampak ke pasar," ujar Lisa kepada wartawan pada Halal Bihalal GAD dengan awak media, di Lara Djonggrang, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/8/2014).
Lebih lanjut Lisa mengatakan, kemungkinan kondisi yang tidak menentu ini akan segera normal pasca keputusan dari Mahkamah Konstitusi (MK), terkait sengketa Pilpres.
"Kondisi pasar kita lihat setelah ini, sampai saat ini sebelum ada keputusan MK belum bisa ngomong apa-apa. Ada revisi target? tidak ada," tambahnya.
Untuk semester satu ini, GAD sendiri telah mencatatkan penjualan sebanyak 40 persen untuk Jaguar maupun Land Rover. Untuk target tahun ini sendiri, GAD menetapkan target sebanyak 100 unit untuk Jaguar, dan 400 unit untuk Land Rover. (ian)
Anda sedang membaca artikel tentang
Penjualan JLR Terganggu Gara-Gara Pilpres
Dengan url
https://automaklanic.blogspot.com/2014/08/penjualan-jlr-terganggu-gara-gara.html?m=0
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Penjualan JLR Terganggu Gara-Gara Pilpres
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Penjualan JLR Terganggu Gara-Gara Pilpres
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar