Sabtu, 02 Agustus 2014 11:02 wib | Arief Aszhari - Okezone
F: Ilustrasi (Autoguide) CALIFORNIA- Hukum di California, Amerika Serikat, yang membatasi penggunaan telepon genggam saat mengemudi ternyata tidak dapat mengurangi jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh University of Colorado Boulder, California, larangan menggunakan ponsel saat mengemudi tidak mengurangi jumlah kecelakaan dalam enam bulan peraturan tersebut dikeluarkan. Temuan tersebut dimuat dalam jurnal Transportation Research Part A: Policy and Practice. Demikian seperti dilansir Autoguide.
Tim peneliti sendiri telah melakukan survei dengan menganalisis jumlah kecelakaan setiap harinya, yang terjadi selama enam bulan sebelum penerapan larangan dan juga enam bulan sesudah peraturan diterapkan. namun dari hasil tersebut, jumlah kecelakaan masih tetap tinggi. Untuk diketahui, larangan menggunakan telepon genggam saat berkendara ini sudah diterapkan di California mulai 1 Juli 2008.
Fakta tersebut seakan bertolak belakang, dengan studi sebelumnya yang dilakukan bahwa berbicara melalui telepon genggam adalah perilaku yang beresiko, dan studi lain menyebutkan bahwa pengemudi yang berbicara melalui ponselnya bagaikan orang kebingungan akibat keracunan.
"Menguraikan efek ini akan berguna bagi para pembuat kebijakan di negara-negara lain yang sedang mempertimbangkan kebijakan untuk mengatasi ganggunan mengemudi. Namun hasil kami, larangan penggunaan telepon genggam tidak menghasilkan peningkatan yang diinginkan dalam keselamatan berlalu lintas," papar salah satu peneliti, Daniel Kaffine. (ian)
Anda sedang membaca artikel tentang
Larangan Penggunaan Telepon Tak Kurangi Kecelakaan
Dengan url
https://automaklanic.blogspot.com/2014/08/larangan-penggunaan-telepon-tak-kurangi.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Larangan Penggunaan Telepon Tak Kurangi Kecelakaan
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Larangan Penggunaan Telepon Tak Kurangi Kecelakaan
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar