JAKARTA - Sejumlah wilayah di Ibukota Jakarta terendam banjir. Penyebabnya adalah intensitas hujan yang tinggi dalam dua hari terakhir dan juga kiriman air dari wilayah Bogor, Jawa Barat.
Akibat banjir yang menutupi beberapa ruas jalan, tidak sedikit para pengguna kendaraan bermotor yang menjadi korban. Tunggangan kesayangannya pun mogok akibat nekat menerjang genangan air yang tinggi.
Jika sudah begini tentu yang rugi adalah diri sendiri. Sejumlah uang harus keluar agar si kuda besi sehat kembali. Pemilik bengkel pun menuai berkah lantaran motor-motor yang mogok itu menyambangi tempat usahanya.
"Cukup banyak juga dari kemarin dan hari ini (yang datang ke bengkel) gara-gara mogok kemasukan air. Kebanyakan pada nekat nerjang banjir," kata Daryanto, Service Advisor Yamaha Ciracas kepada Okezone, Senin (13/1/2013).
Menurut Daryanto, penanganan yang dilakukan pada motor yang mogok akibat banjir adalah servis ringan, cek busi dan penggantian filter udara. Selain itu, penggantian oli juga wajib dilakukan.
"Kalau motor mogok karena kebanjiran pas kita cek olinya pasti sudah berubah warna. Harusnya kan warna olinya hitam tapi karena tercampur air jadi agak cokelat. Kalau dipaksa mesinnya bisa hancur (rusak)," ujarnya.
Lebih lanjut, Daryanto menyatakan jika yang mogok adalah motor injeksi pihaknya akan tetap melakukan pembersihan. "Kalo injeksi biasanya per 10 ribu kilometer tapi kalo kasusnya kayak gitu (kebanjiran) ya kita bersihkan juga. Pakai injector cleaner." tuntasnya.
(zwr)
Anda sedang membaca artikel tentang
Berkah Banjir buat Bengkel Motor
Dengan url
https://automaklanic.blogspot.com/2014/01/berkah-banjir-buat-bengkel-motor.html?m=0
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Berkah Banjir buat Bengkel Motor
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Berkah Banjir buat Bengkel Motor
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar