JAKARTA- Beberapa bulan terakhir, Polri tengah mengalami krisis kertas pembuatan STNK. Namun Ditlantas Polda Metro Jaya sudah menegaskan bahwa pelayanan registrasi dan identifikasi (Regident) nomor kendaraan masih tetap berjalan.
Meskipun proses regident nomor kendaraan masih tetap berjalan, hanya saja hal tersebut juga memberikan dampak yang cukup luas. Khususnya pada sektor jual beli kendaraan bermotor di Tanah Air.
Seperti pertumbuhan pasar penjualan mobil bekas yang sedang mengalami peningkatan. Namun banyak calon pembeli yang kesulitan saat proses balik nama, bahkan ada yang membatalkan pembelian karena masalah tersebut.
"Problemnya saat ini adalah habisnya kertas pembuataan BPKB dan STNK balik nama. Konsumen harus menunggu lama saat pengurusan balik nama kendaraan," jelas Senior Manager Marketing WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih, saat dihubungi Okezone, Senin (1/7/2013).
Pedagang mobil seken ini berharap pemerintah dan pihak kepolisian cepat mengurus habisnya kertas pembuatan BPKB dan STNK tersebut. Agar geliat pasar penjualan kendaraan baik roda dua dan roda empat kembali berjalan normal.
"Kabarnya ketersediaan blanko STNK dan BPKB baru ada sekira bulan Agustus. Kami sebagai pengusaha dibidang automotif berharap hal tersebut bisa dipercepat agar semuanya bisa berjalan normal," tutup Herry, sapaan akrabnya.
(zwr)
Anda sedang membaca artikel tentang
Pedagang Mobkas Keluhkan Habisnya Kertas STNK
Dengan url
https://automaklanic.blogspot.com/2013/07/pedagang-mobkas-keluhkan-habisnya.html?m=0
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Pedagang Mobkas Keluhkan Habisnya Kertas STNK
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Pedagang Mobkas Keluhkan Habisnya Kertas STNK
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar