Minggu, 04 Mei 2014 14:21 wib | Arief Aszhari - Okezone
F: Suzuki Karimun Wagon R (Septian P/Okezone) JAKARTA- Wacana pergantian nozzle mulut tangki bahan bakar mobil murah ramah lingkungan (LCGC) terus menjadi polemik. Banyak pihak ATPM, yang belum mengetahui jelas bagaimana bunyi peraturan tersebut, dan memilih untuk menunggu aturan tersebut dikeluarkan terlebih dahulu secara resmi.
Seperti yang diutaran Head of 4W Sales, Marketing & DND Director SIS, Davy J Tulian, yang mengaku memilih untuk menunggu aturan tersebut keluar secara resmi, baru menentukan sikap apa langkah yang harus diambil terkait peraturan tersebut.
"Intinya kami dari Suzuki tunggu dulu aturan dari pemerintah, baru kami bersikap. Jika aturan belum keluar itu namanya spekulasi, jadi kami tunggu aturan pemerintah jika sudah keluar, dan kami sudah terima surat dari pemerintah, baru bersikap. Kami juga siap mengikuti aturan tersebut" ujar Davy kepada wartawan di Kemang, jakarta Selatan.
Lebih lanjut Davy menjelaskan, pemerintah juga pasti tidak akan serta merta mengeluarkan peraturan, dan pasti akan ada sosialisasi terkait hal tersebut." Kami yakin pemerintah pasti akan melakukan sosialisasi, dan masih ada Gaikindo, pasti diajak berbicara," tambah pria ramah ini./
Sebagai informasi, Penggantian nozzle ini bertujuan untuk menekan pemakaian bahan bakar bersubsidi atau premium untuk mobil murah. Penggantian nozzle ini dilakukan dengan cara mengecilkan mulut tangki penyimpanan bahan bakar untuk mobil yang dibanderol Rp100 jutaan ini. Sehingga hanya bisa diisi dengan nozzle pengisian bahan bakar non subsidi. (zwr)
Anda sedang membaca artikel tentang
Penggantian Nozzle LCGC, Suzuki Pilih Menunggu
Dengan url
http://automaklanic.blogspot.com/2014/05/penggantian-nozzle-lcgc-suzuki-pilih.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Penggantian Nozzle LCGC, Suzuki Pilih Menunggu
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Penggantian Nozzle LCGC, Suzuki Pilih Menunggu
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar