Selasa, 08 April 2014 15:33 wib | Septian Pamungkas - Okezone
F: Kawasaki Athlete (dok Kawasaki)
CIKARANG - Penjualan sepeda motor di segmen cub (bebek) pasar nasional terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun.
Salah satu faktor penyebabnya adalah konsumen saat ini lebih memilih model skutik dengan alasan lebih praktis dan mudah untuk dikendarai. Penurunan penjualan ini dirasakan betul oleh PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) karena penjualan bebek tidak semulus penjualan motor sport.
Meski begitu, Kawasaki menolak untuk menghentikan produksi motor bebek untuk dipasarkan di Indonesia. Alasannya, permintaan pasar akan motor bebek masih tinggi meski tidak di Indonesia.
"Motor bebek pasti akan terus berlanjut, mungkin bebek di sini (Indonesia) nasibnya kurang baik tapi kita bisa berkontribusi dengan cara ekspor ke Filipina karena penjualan bebek (Kawasaki) di sana cukup besar," terang Public Relation Head Dept. KMI, Freddyanto Basuki di Cikarang Barat, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (8/4/2014).
Sebagai informasi, KMI hanya mengekspor satu model bebek yakni Athelete. Selain Kawasaki Athelete, KMI juga akan mengekspor model lain seperti KLX dan Ninja RR Mono.
"Rencananya kurang lebih 1000 unit yang akan diekspor. Itu untuk keseluruhan (Athelete, KLX dan Ninja RR Mono)." pungkasnya.
(zwr)
Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.
Anda sedang membaca artikel tentang
Umur Bebek Kawasaki Masih Panjang
Dengan url
http://automaklanic.blogspot.com/2014/04/umur-bebek-kawasaki-masih-panjang.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Umur Bebek Kawasaki Masih Panjang
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Umur Bebek Kawasaki Masih Panjang
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar