TVS Punya Dua Skutik Injeksi Terbaru

Written By Unknown on Selasa, 07 Januari 2014 | 10.36

JAKARTA – Segmen skutik masih menjadi segmen primadona untuk pasar sepeda motor Tanah Air. Banyak pabrikan yang masih terus mengembangkan model skutik terbarunya, guna terus mencicipi kue paling besar di pasar sepeda motor nasional ini.

 
Hal tersebut ternyata juga berlaku untuk pabrikan sepeda motor asal India, TVS. Pabrikan berlambang kuda terbang ini tengah menyiapkan dua skutik terbarunya yang juga akan hadir di pasar automotif nasional tahun ini.
 
"Kami juga tengah menyiapkan dua skutik terbaru 110 cc dan 120 cc. Motor matic ini rencananya akan keluar tahun ini juga," papar Herry Budijanto Dragono, Chief Marketing Officer PT TVS Motor Company Indonesia (TVSMCI), di Diler TVS Dewi Sartika, Jakarta Timur.
 
Lebih lanjut Herry mengatakan, dua skutik terbarunya ini akan mengadopsi sistem pengabutan injeksi. Namun sampai saat ini pihak TVS masih terus mengkaji sistem injeksi yang benar-benar cocok dengan bahan bakar atau bensin yang ada di Indonesia.
 
"Sistem injeksi saat ini mengambil dari Thailand dengan bensin RON 92, jadi saat dipakai di Indonesia dengan bahan bakar aditif akan menimbulkan masalah pada head injector. Masalah ini yang sedang kami kaji secara teknis agar saat di launching, nasibnya tidak seperti motor injeksi yang telah hadir terlebih dahulu," ujar Herry
 
Pihak TVS sendiri sampai saat ini masih menutup rapat keran informasi tentang kapan peluncuran dua motor matic terbarunya ini, begitu juga dengan harga yang akan dibanderol untuk dua skutik anyarnya tersebut.
(zwr)

Anda sedang membaca artikel tentang

TVS Punya Dua Skutik Injeksi Terbaru

Dengan url

http://automaklanic.blogspot.com/2014/01/tvs-punya-dua-skutik-injeksi-terbaru.html

Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya

TVS Punya Dua Skutik Injeksi Terbaru

namun jangan lupa untuk meletakkan link

TVS Punya Dua Skutik Injeksi Terbaru

sebagai sumbernya

0 komentar:

Posting Komentar

techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger