SENTUL - Sebagai salah satu produsen yang dikenal dengan DNA Motorsport, Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) terus berusaha meningkatkan kualitas ajang balap nasional.
Namun Yamaha saat ini masih enggan untuk membuka kelas motor sport, seperti kelas V-Ixion. Alasannya, masih terganjal sirkuit yang kurang memadai, jadi jika kelas motor sport dibuka tanpa adanya dukungan sirkuit, maka sangat kontradiktif dengan fokus YCR sendiri.
"Kami memang masih terkendala dengan sirkuit yang kurang memadai. Fokus YCR sendiri kan untuk mencari bibit para pembalap dan juga safety riding. Jadi sangat berisiko jika mengadakan kelas motor sport tanpa dukungan sirkuit," ujar Supriyanto, Manajer Motorsport Yamaha Indonesia, saat berbincang dengan Okezone, Kamis (10/10/2013).
Lebih lanjut Supriyanto mengatakan, walaupun kelas motor sport tidak dibuka untuk YCR, namun bagi para pembalap yang berprestasi akan mengikuti Yamaha Riding Academy (YRA) kelas silver yang menggunakan motor 150 cc.
"Walaupun tidak ada kelas 150 cc di YCR, kami menyediakan jalurnya di YRA silver yang menggunakan motor sport 150 cc. Jika memang berprestasi di kelas silver akan meningkat untuk kelas gold seperti yang kami adakan hari ini," pungkas Supriyatno.
(zwr)
Anda sedang membaca artikel tentang
Sirkuit Minim, Yamaha Enggan Buka Kelas V-Ixion
Dengan url
http://automaklanic.blogspot.com/2013/10/sirkuit-minim-yamaha-enggan-buka-kelas.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Sirkuit Minim, Yamaha Enggan Buka Kelas V-Ixion
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Sirkuit Minim, Yamaha Enggan Buka Kelas V-Ixion
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar