CALIFORNIA- Peneliti baru saja menemukan bahwa sel surya dapat menangkap sinar matahari dengan persentase lebih besar, serta mampu mengubahnya menjadi listrik dengan lebih efisien. Sedangkan baterai lithium-ion dapat diisi ulang dengan waktu yang secara signifikan lebih cepat.
Sebuah penelitian yang dihasilkan oleh University of California, Riverside dibantu Harvard University Cambridge, Chapman University Orange, dan Brookhaven National Laboratory Upton, menemukan bahwa bagian tubuh siput laut memegang peranan penting dalam perkembangan pembuatan baterai lithium-ion dan sel tenaga surya.
Secara mengejutkan Professor David Kisailus dari Universitas Bourns College of Engineering menggunakan gigi dari Chiton, siput laut yang ditemukan di perairan pantai barat Amerika. Chiton mampu menciptakan material nano bahan pembuat baterai Lithium-ion dan sel tenaga surya.
Chiton telah berevolusi menjadi pemakan ganggang yang tumbuh di karang laut, ia menggunakan organ khusus yang disebut radula. Radula terdiri dari 70 sampai 80 baris gigi yang tersebar pararel.
Kisailus sudah memulai penelitian ini sejak limat tahun yang lalu, awalnya ia menemukan bahwa gigi Chiton memiliki kandungan bahan magnetit yang merupakan biomineral terkuat di muka bumi. Kuncinya adalah kandungan ini tidak hanya membuat gigi lebih kuat tetapi juga mengandung kekuatan magnet. Ia juga menjelaskan bagaimana pembentukan gigi ini dalam makalah journal Advanced Functional Materials.
Besi-oksida akan terdehidrasi, mengkristal dan akhirnya membentuk partikel atom seperti pada Chiton. Partikel nanokristalin ferihidrit organik ini akan terkonversi menjadi oksida besi magnet melalui transformasi padat. Akhirnya partikel magnetit akan tumbuh sepanjang serat organik, menghasilkan batang pararel seperti gigi dewasa Chiton yang keras dan tangguh.
"Proses ini dapat ditiru pada ruangan bertempratur suhu kamar dan di lingkungan yang termonitor", jelas Kisailus. Strategi ini dapat digunakan untuk pengembangan kristal nano, karena dapat dilakukan di tempratur yang lebih rendah berarti proses ini dapat menekan biaya produksi secara signifikan.
Kisailus juga menambahkan teknik yang sama bisa diterapkan untuk mengembangkan semua material pembuatan mobil dan pesawat seperti dilansir Wardsauto.
(zwr)
Anda sedang membaca artikel tentang
Gigi Siput Terobosan Daur Ulang Baterai
Dengan url
http://automaklanic.blogspot.com/2013/03/gigi-siput-terobosan-daur-ulang-baterai.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Gigi Siput Terobosan Daur Ulang Baterai
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Gigi Siput Terobosan Daur Ulang Baterai
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar