JAKARTA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta beserta Kepolisian Daerah Metro Jaya akan menerapkan sistem nomor polisi ganjil genap yang melintas di jalanan Ibukota.
Kebijakan tersebut akan dicoba guna mengurai kemacetan di Jakarta, khususnya di jalan-jalan protokol serta seluruh koridor utama di dalam lingkar dalam kota, termasuk koridor bus rapid transit (BRT) dan koridor bus Transjakarta.
Lalu apakah kebijakan ini akan berpengaruh pada penurunan angka penjualan kendaraan khususnya di Ibukota? Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor (TAM) Johnny Darmawan mengatakan, pemberlakukan nopol ganjil genap bukanlah cara yang utama.
"Sepertinya itu bukan cara utama untuk mengatasi kemacetan. Yang harus dilakukan terlebih dulu adalah mengatur traffic traffic management di Jakarta," jelas Johnny Darmawan beberapa waktu lalu.
Johnny mengatakan, nantinya malah ada kemungkinan dengan pemberlakun nopol ganjil genap ini, konsumen malah nanti akan membeli dua kendaraan dengan nomor plat ganjil dan genap untuk mengakalinya.
"Malah mungkin saja dengan pemberlakuan nomor polisi ganjil genap, penjualan mobil semakin bertambah. Pada intinya, kita selalu mendukung semua kebijakan yang berefek positif, asal selalu dijalankan dengan konsisten," tutup Johnny.
(zwr)
Anda sedang membaca artikel tentang
Toyota Santai Tanggapi Plat Ganjil-Genap
Dengan url
http://automaklanic.blogspot.com/2012/12/toyota-santai-tanggapi-plat-ganjil-genap.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Toyota Santai Tanggapi Plat Ganjil-Genap
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Toyota Santai Tanggapi Plat Ganjil-Genap
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar