TAIPEI – Gaung Low Cost Green Car (LCGC) atau mobil murah ramah lingkungan juga didengar oleh Subaru. Namun, Subaru menyatakan sama sekali tidak tertarik ikutan bermain di segmen mobil murah tersebut.
Saat ini, industri automotif nasional sedang fokus pada pengembangan LCGC. Pemerintah Indonesia masih menyiapkan regulasi. Sementara, pabrikan juga sibuk menyiapkan varian mobil murahnya.
Menanggapi demam LCGC di Indonesia, Subaru pilih bersikap pasif dengan tidak berencana merancang mobil murah yang khusus dipasarkan di Indonesia.
"Kami mendengar tentang LCGC yang akan ada di Indonesia. Mobil murah tidak masuk dalam kategori varian Subaru yang memprioritaskan performa, kenyamanan dan keamanan dari sebuah mobil," kata Glenn Tan, President Director Motor Image Group, di Taipei, Rabu (5/12/2012).
Glenn Tan berpendapat, bila Subaru harus ikut bermain di segmen mobil murah, maka Subaru wajib meningkatkan kapasitas produksi. Pasalnya, bermain di segmen tersebut sudah bisa dipastikan akan mendapat banyak permintaan.
"Bila kami punya LCGC, maka kami harus punya kapasitas produksi yang besarm karena permintaan pasti tinggi. Khawatirnya, bila permintaan tinggi tapi kami tidak bisa memenuhinya karena terbatasnya produksi," lanjut pria asal Singapura ini.
Saat ini Subaru di Indonesia memilih fokus pada kendaraan All Wheel Drive seperti Subaru XV dan juga Subaru Forester. Subaru juga tengah fokus pada peningkatan penjualan sport coupe, BRZ.
Anda sedang membaca artikel tentang
Subaru Tak Tertarik Bikin Mobil Murah
Dengan url
http://automaklanic.blogspot.com/2012/12/subaru-tak-tertarik-bikin-mobil-murah.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Subaru Tak Tertarik Bikin Mobil Murah
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Subaru Tak Tertarik Bikin Mobil Murah
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar