TAIPEI – Generasi keempat dari Subaru Forester sudah diluncurkan buar pasar regional Asia, di Taipei awal pekan ini. All New Forester hadir dalam dua trim, 2.0 XT dan 2.0 I.
Pilihan mesin berkapasitas 2,0 liter ini cukup mengejutkan, mengingat varian Subaru Forester sebelumnya menggunakan kapasitas mesin 2,5 liter. Namun meski hanya berkapasitas 2,0 liter, mesin Boxer yang tertanam di All New Forester sudah mengadopsi direct injection turbo.
Pihak Subaru menjelaskan, penggunaan mesin dengan kapasitas 2,0 liter sebenarnya ditujukan kepada efisiensi bahan bakar. Namun, pabrikan asal Jepang ini tidak menutup kemungkinan bakal memasang mesin 2,5 liter bila memang permintaannya tinggi.
"Mesin 2,0 liter dianggap lebih efisien dibanding 2,5 liter. Tapi, bisa saja Subaru memasang mesin 2,5 liter bila ada permintaan atau peminatnya memang tinggi," jelas Subaru Product dan Portfolio Design Takuji Dai, saat menerima lima jurnalis Indonesia, di Taipei.
All New Forester menggunakan mesin 2,0 DIT (Direct Injection Turbo), dikawinkan dengan transmisi CVT. Mesin mampu menyemburkan daya mencapai 177 Kw dan torsi puncak 350 Nm. Subaru mengklaim rata-rata penggunaan bahan bakar mencapai 8,5 liter buat menembus 100 kilometer.
All New Forester mencatat akselerasi 0-100 km/jam hanya dalam 6,4 detik. Sementara Forester lawas dengan mesin Turbo 2,5 liter, mencatat angka akselerasi 7,2 detik
(zwr)
Anda sedang membaca artikel tentang
Alasan Subaru Pakai Mesin 2.0 L di All New Forester
Dengan url
http://automaklanic.blogspot.com/2012/12/alasan-subaru-pakai-mesin-20-l-di-all.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Alasan Subaru Pakai Mesin 2.0 L di All New Forester
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Alasan Subaru Pakai Mesin 2.0 L di All New Forester
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar