JAKARTA – 2012 menjadi tahun yang cukup sulit untuk industri automotif, termasuk sepeda motor. Tahun ini, penjualan sepeda motor nasional diperkirakan turun menjadi 7,1 juta unit, meleset dari target awal 8,3 juta unit.
Seperti disampaikan Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) Gunadi Sindhuwinata, penurunan penjualan terjadi akibat dampak dari kenaikan uang muka (down payment/DP) kendaraan yang mulai berlaku pada pertengahan bulan Juni 2012.
Wakil Ketua Umum AISI Johannes Loman mengatakan, pemerintah sebaiknya mengeluarkan kebijakan secara bertahap, sehingga tidak mengagetkan. Kendati demikian, Johannes masih optimis penjualan sepeda motor nasional pada tahun depan akan kembali meningkat.
"Kalau dari kondisinya, kami melihat akan ada kenaikan dibandingkan tahun ini, kecuali kalau ada regulasi-regulasi yang sangat memberatkan. Indikatornya, komoditi memang belum pulih kembali tapi saya lihat ada kenaikan. Saya juga melihat finance company dalam keadaan sehat dan buying power masyarakat indonesia meningkat, sehingga tahun depan positif," kata Johannes di Jakarta Motorcycle Show (JMCS) 2012,
Johannes Loman menambahkan, sampai saat ini pihaknya belum memutuskan akan merevisi berapa besar penjualan Honda hingga akhir tahun ini. Johannes mengatakan, Honda masih mematok penjualan sesuai target awal yang sekitar 4,6 juta unit.
"Kami sama dengan AISI. Kami melihat tahun depan penjualan akan bertumbuh," kata Johannes yang juga menjabat sebagai Executive Vice President PT Astra Honda Motor (AHM).
(zwr)
Anda sedang membaca artikel tentang
Tahun Depan Pasar Motor Bangkit Lagi
Dengan url
http://automaklanic.blogspot.com/2012/11/tahun-depan-pasar-motor-bangkit-lagi.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Tahun Depan Pasar Motor Bangkit Lagi
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Tahun Depan Pasar Motor Bangkit Lagi
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar